Kapus: Manfaatkan Rumah Belajar untuk PKP

b2ap3 large Rumah belajar1

b2ap3 large Rumah Belajar2Kepala PPPPTK TK dan PLB Bandung, Bapak Abu Khaer ajak optimalkan TIK untuk pembelajaran#SahabatLuarBiasa ada yang tahu Darkom). Moda Darkom merupakan campuran antara online dan tatap muka. Biasa juga dikenal Blended Learning.

Pada tahun 2019, PPPPTK TK dan PLB bersama Pak Kapus mulai kembali "membangkitkan" moda Blended. Hal ini mengingat perkembangan dunia teknologi yang pesat. Sehingga pelatihan guru memerlukan langkah taktis agar mampu menjangkau serta tersebar ke berbagai penjuru. Program berpola Blended Learning akan diterapkan dalam disain Program PKP (Peningkatan Kompetensi Pembelajaran) bidang Taman Kanak-Kanak dengan berbasis zonasi.

"Konstruksinya sudah mulai. Ini akan menjadi prototipa dalam untuk disimulasikan. Tentu harapannya akan menjadi bahan telaah ke depan," ujar Pak Abu dalam penutupan Workshop Pembangunan Model PKP Bidang TK dengan Pola Blended Learning di Hotel Harper, Kabupaten Purwakarta pada Kamis (04/07).

Membangun sistem pelatihan secara blended tidaklah mudah. Untuk itu Widyaiswara dan tim PTP tak henti-henti mencari disain rancangan yang "pas". Tentu saja yang cocok bagi pembelajaran guru TK.

"Kita coba gandeng Rumah Belajar milik Pustekom. Harapannya, kita mampu bersinergi menggunakan suatu sumber daya milik Kemdikbud secara bersama-sama," lanjut Pak Kapus.

Tim yang dikomandoi Bapak Rudi Budiman dari WI TK dan Wisnu dari PTP
serta tim PTP mulai menemukan titik terang. Progress rancangan sudah mulai terbentuk. Media-media yang digunakan pun mulai teridentifikasi.

"Hasil-hasil diskusi dalam workshop yg teridentifikasi oleh kita, mudah-mudahan bisa menjadi rintisan-rintisan kegiatan lain yg bisa kita jalankan. Tentunya guna menunjang inovasi-inovasi program baik itu dari Departemen TK atau pun PLB," pungkas Kapus. (*)