Bimbingan Teknis Strategi Meraih Predikat ZI-WBK

Bandung, (30/6) “Inovasi, inovasi, dan inovasi. Adalah hal yang selalu dilakukan PPPPTK TK dan PLB untuk menjadi lebih baik,” tegas Bapak Drs. Abu Khaer,M.Pd., kepala PPPPTK TK dan PLB dalam paparannya sebelum membuka kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Meraih Predikat ZI-WBK. Bapak Abu Khaer juga memaparkan beberapa kegiatan unggulan yang dilaksanakan selama masa pandemi Covid-19. Di antaranya diklat daring, web seminar, siaran langsung di Instagram, dan siaran langsung di halaman facebook lembaga. “Saat ini, kami sedang menggodok sebuah strategi untuk bisa memberikan peningkatan kompetensi kepada PTK di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar:red), supaya seluruh guru bisa mendapatkan pelayanan kami,” imbuhnya. Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang terdiri dari Bapak Drs. Kustri Waluyo,M.M., Bapak Tri Sukmono Joko PBS,S.Sos., Bapak Bambang Mursito,S.E., dan Bapak Anwar dengan teliti dan sabar memberikan bimbingan kepada tim RBI (Reformasi Birokrasi Internal) PPPPTK TK dan PLB. Bapak Kustri bahkan mewawancarai secara spontan beberapa peserta bimbingan teknis, secara acak. “Hal semacam inilah (pertanyaan spontan:red) yang akan dilakukan oleh tim penilai dari Kemenpan. Jadi seluruh pegawai harus siap,” ungkap beliau. Selain wawancara mendadak, tim pendamping sekaligus fasilitator dalam kegiatan bimtek ini juga memberikan materi-materi penting terkait persiapan meraih predikat ZI-WBK. Tingginya hasil penilaian tim pendamping juga menjadi peringatan kepada PPPPTK TK dan PLB untuk mempersiapkan dengan baik seluruh dokumen dan kesiapan teknis lainnya menuju predikat ZI-WBK. Peserta kegiatan yang terdiri dari seluruh manajemen dan pegawai, baik yang sedang bekerja dari rumah ataupun yang berada di kantor menyimak dengan seksama kegiatan yang dilaksanakan secara daring. Semua berharap PPPPTK TK dan PLB dapat memperoleh predikat ZI-WBK dengan lancar. (JMN)