Resensi Buku

Judul Buku

:

Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Kebersamaan Peserta Didik di Sekolah Inklusif

Tahun

:

Desember, 2017

Penulis

:

Dr. Hermansyah, M.Pd

Jabatan

:

Widyaiswara PPPPTK TK dan PLB

Penerbit

:

Pustaka mediaguru dan PPPPTK TKPLB

Sasaran Pembaca

:

Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah pada Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPPI), khususnya SD Inklusif dan Orang tua Peserta Didik SD Inklusif , Guru Pendidikan Khusus

Jumlah Halaman

:

404 halaman

Outline Buku

:

7 Bab 2 Bagian ,

Paradigma Judul

 

·   Buku ini disusun sebagai referensi konseptual dan aplikatif bagi  kepala SPPPI dan guru yang mengajar di SPPPI, khususnya SD Inklusif.

·   Buku ini menjadi salah satu referensi yang digunakan penulis  dalam diklat Pendidikan inklusif, khususnya untuk topik-topik yang berkaitan dengan strategi pengelolaan peserta didik, baik dalam seting pembelajaran di kelas maupun di luar kelas.

·   Dalam buku ini juga disajikan hasil studi kasus penulis di beberapa SPPI, khususnya SD Inklusif yang berkaitan dengan penemuan nilai kebersamaan  sebagai nilai inti (Core Value) pengelolaan peserta didik di SPPPI. Landasan filosofis Pendidikan yang dikembangkan mengacu pada konsepsi dan implementasi Pendidikan berbasis keadilan sosial yang merupakan satu kesatuan dengan sila-sila yang lainnya dalam konteks pemahaman Pancasila sebagai dasar falsafah negara.

·   Secara aplikatif-kontekstual kaidah  nilai kebersamaan  peserta didik  dalam buku ini dapat diterapkan pertama  untuk memotivasi peserta didik regular agar dapat mewujudkan sikap empat, tolong menolong, dan bekerja sama membantu peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah maupun dalam konteks PJJ (pembelajaran jarak jauh) di bawah arahan para guru dan orang tua peserta didik. Guru dapat mendesain strategi pembelajaran tutor sebaya dan strategi lainnya yang berbasis joyfull learning dengan mengadaftasi pembelajaran koperatif (Cooveratif Learning) sesuai kebutuhan PJJ.  Hal tersebut didasarkan pada pertimbangan perlunya semua pihak dalam kerangka  ekosistem Pendidikan memberikan dukungan nyata bagi keberlangsungan layanan Pendidikan inklusif yang berkualitas.  

Esensi Subtansi

 

BAGIAN1.PENDIDIKAN INKLUSIF SEBAGAI PERWUJUDAN PENDIDIKAN BERBASIS KEADILAN SOSIAL BERLANDASKAN NILAI KEBERSAMAAN

BAB I. KONSEPSI PENDIDIKAN INKLUSIF SEBAGAI PERWUJUDAN PENDIDIKAN BERBASIS KEADILAN SOSIAL

Pada bab ini penulis menjelaskan tentang konsep, landasan filosofis, dan prinsip-prinsip Pendidikan inklusif dan kaitannya dengan keberadaan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) sebagai bagian integral dalam penyelenggaraan SPPPI (Satuan Pendidikan Penyelenggara Pendidikan Inklusif). Selanjutnya diuraikan mengenai Pendidikan inklusif sebagai perwujudan Pendidikan berbasis keadilan sosial yang diperkuat dengan kajian hasil penelitian studi kasus mengenai internalisasi nilai-nilai kebersamaan sebagai nilai inti dalam penyelenggaraan layanan Pendidikan inklusif.

BAB II. KAJIAN STRATEGI INTERNALISASI NILAI KEBERSAMAAN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN INKLUSIF

Pada Bab dua dijelaskan mengenai pengertian strategi dalam konteks pembelajaran. Selanjutnya dijelaskan mengenai konsepsi nilai kebersamaan dalam konteks Pendidikan, dan internalisasi nilai sebagai proses dari Pendidikan nilai.

 

BAB III. INTERNALISASI NILAI-NILAI KEBERSAMAAN SEBAGAI BAGIAN DARI PROSES PENDIDIKAN BUDAYA  DAN KARAKTER BANGSA

Pada bab ini dipaparkan mengenai kesinambungan kebijakan Pendidikan karakter mulai dari kebijakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa sampai diimplementasikannya Gerakan Penguatan Pendidikan karakter. Selanjutnya penulis memperjelas implementasi penguatan Pendidikan karakter di SPPPI yang bersifat kontekstual yaitu Pendidikan nilai kebersamaan. Implementasi dari Pendidikan nilai kebersamaan ini dilakukan sesuai dengan tahapan perkembangan moral anak.

BAB IV. PENDEKATAN INTERNALISASI NILAI-NILAI KEBERSAMAAN DALAM SETING SEKOLAH INKLUSIF/SPPPI

Pada bagian ini penulis menyajikan berbagai pendekatan internalisasi nilai kebersamaan dalam konteks Pendidikan karakter.Selanjutnya dijelaskan enam pendekatan dalam upaya internalisasi nilai kebersamaan, yaitu 1) pendekatan penanaman nilai relevansinya dengan internalisasi nilai kebersamaan 2) pendekatan perkembangan kognitif relevansinya dengan internalisasi nilai-nilai kebersamaan, 3) pendekatan analisis nilai relevansinya dengan internalisasi nilai-nilai kebersamaan, 4) pendekatan klarifikasi nilai (value clarification approach), pendekatan pembelajaran berbuat ( action learning approach), dan penekatan pembelajaran koperatif (cooperative learning approach).  

BAGIAN 2 : DESAIN STRATEGI INTERNALISASI NILAI KEBERSAMAAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH INKLUSIF DAN CONTOH IMPLEMENTASINYA

BAB V. Praktik Inklusif di SDN Puteraco Indah Kota Bandung

Pada bab ini penulis menyajikan hasil studi kasus  mengenai praktik layanan Pendidikan inklusif  di SDN Inklusif Puteraco Indah kota Bandung. Fokus kajiannya diarahkan pada implementasi nilai-nilai kebersamaan di sekolah dalam perspektif pembentukan budaya sekolah, dan pengembangan strategi internalisasi nilai-nilai kebersamaan berdasarkan analisis  SWOT. Implementasi pembelajaran tutor sebaya dan pembelajaran berbuat menjadi bagian dari praktik yang baik untuk dikembangkan. 

BAB.VI. DESAIN STRATEGIS PEMNBELAJARAN INTERNALISASI NILAI KEBERSAMAAN

Pada bagian ini penulis menyajikan bagaimana rancangan strategi pembelajaran internalisasi nilai-nilai kebersamaan. Tema-tema nilai kebersamaan yang penulis temukan dari hasil studi kasus yang direkomendasikan untuk dikembangkan yaitu : 1) membagun kepercayaan, 2) berempati, 3) berpikir kritis dan kreatif, 4) toleransi dalam keberagaman, 5) keadilan sosial, 6) hak dan kewajiban, dan 7) kerjasama.

BAB.VII CONTOH DESAIN STRATEGI PEMBELAJARAN INTERNALIASI NILAI-NILAI KEBERSAMAAN  DI SEKOLAH DASAR INKLUSIF.

Pada bab yang terakhir ini disajikan contoh-contoh desain strategi internaliasi nilai-nilai kebersamaan dengan topik-topik nilai seperti yang teridentifikasi dalam bab VI. Contoh desain strategi internalisasi nilai kebersamaan yang berbasis pada permainan tradisional dan permainan dinamika kelompok telah diimplementasikan melalui pembelajaran kurikuler dan ekstrakurikuler yang relevan.

 

Catatan

:

Strategi internalisasi nilai-nilai kebersamaan yang menjadi inti dari isi buku ini diangkat dari hasil studi kasus di SD Inklusif. Oleh karena itu untuk diimplementasikan pada satuan Pendidikan penyelenggara Pendidikan inklusif  jenjang TK, SMP, dan SMA diperlukan penyesuaian.