Urban Agrikultur: Cara Alternatif Ajarkan Keterampilan Pertanian pada ABK

b2ap3 large urban 1

b2ap3 large urban 2Tren menanam yang ada di masyarakat sekarang telah memperkenalkan istilah urban agrikultur, atau pertanian perkotaan. Minat masyarakat terhadap keterampilan menanam dengan lahan terbatas tetapi menghasilkan panen yang cukup menggembirakan semakin berkembang. Untuk individu berkebutuhan khusus, pertanian perkotaan ini juga menjadi alternatif terbaik dan mudah untuk dipelajari. . “Untuk anak-anak berkebutuhan khusus, keterampilan pertanian ini memiliki banyak manfaat. Diantaranya, membantu mereka untuk berlatih berpikir logis, menalar, mengingat, belajar menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Mereka juga sangat cocok untuk mempelajari pertanian perkotaan karena mereka otomatis mempelajari sesuatu secara sistematis dan rutin,” papar Bapak Dede Supriyanto, widyaiswara PPPPTK TK dan PLB yang menjadi salah satu nara sumber dalam Diklat Urban Agrikultur. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 30 September sampai dengan 3 Oktober, bertempat di PPPPTK TK dan PLB. . Nara sumber lainnya, Arief Sabdo Yuwono dari SEAMEO Biotrop, dan nara sumber dari PPPPTK Pertanian menyampaikan materi tentang Teknik Hidroponik. “Keuntungan dari hidroponik adalah hidroponik dapat dilakukan di tempat-tempat di mana biasanya seseorang tidak dapat menanam. Misalnya di tanah yang buruk, daerah berbatu, bahkan di balkon ataupun di garasi dengan menggunakan cahaya buatan” jelasnya. . Dijelaska juga berbagai metode hidroponik yang biasa dilakukan. Diantaranya yaitu, NFT (Nutrient Film Technique), Substrate hydroponics, Floating Raft (water culture), Aeroponics, Wick hydroponics, dan Drip hydroponic. Peserta terdiri dari guru-guru pendidikan khusus dalam negeri, lalu gury-guru anggota SEMEO, dan juga widyaiswara PPPPTK TK dan PLB. Selain teori, juga praktik menanam yg dievaluasi oleh para nara sumber. . peserta juga berkesempatan untuk mengunjungi Balai Besar Pelatihan Pertanian Bandung Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dalam kesempatan ini peserta diperbolehkan untuk memanen beberapa sayuran, mempelajari cara mengemas sayuran hingga mengunjungi Modern Green House yg berteknologi tinggi di kawasan Lembang